Piala Konfederasi tinggal 22 hari lagi dan Forum Tuan Rumah 2010 menyatakan Afrika Selatan siap dari segala aspek untuk menggelar turnamen.
23 Mei 2009 2:18:41
Menteri Urusan Hubungan Pemerintahan dan Tradisional Afrika Selatan, Sicelo Shiceka, memimpin forum yang terdiri dari pejabat senior perwakilan kota tuan rumah Piala Dunia 2010.
Tak kurang dari Pemimpin Kwazulu-Natal Zweli Mhize, Pemimpin Western Cape Helen Zille, Pemimpin North West Maurenn Modiselle, dan Pemimpin Gauteng Nomvula Mokonyane hadir dalam sidang. Begitu juga dengan walikota Ethekwini Obed Mlaba dan walikota Mbombela Lassie Chiwayo.
Forum membicarakan kesiapan transportasi, tiket, taman hiburan, dan perkembangan terakhir yang terkait dengan kesiapan kota-kota penyelenggara Piala Dunia 2010.
"Rapat menyepakati negara ini siap untuk menggelar Piala Konfederasi FIFA dan kami menanti dimulainya turnamen. Stadion sudah siap dan bahkan infrastruktur di sekeliling stadion sudah dibenahi, sedangkan keamanan juga sudah dialamatkan. Kami juga menerima presentasi dari perusahaan yang bertanggung jawab terhadap upacara pembukaan dan penutupan Piala Konfederasi, yang hasilnya sangat mengesankan," ujar Shiceka.
Sang Menteri senang forum dihadiri banyak politisi senior, yang menggambarkan keseriusan Afrika Selatan untuk menggelar pesta sepakbola terbesar di jagad ini.
"Aku sangat senang banyak Pemimpin dan walikota yang menghadiri pertemuan hari ini. Mereka secara aktif ikut berpartisipasi. Aku yakin kehadiran mereka akan memperkuat forum ini dari waktu ke waktu," pungkas Shiceka.
Begitulah skenario yang berkembang di kasus pembunuhan berencana Nasrudin Zulkarnaen, walaupun sejujurnya saya merasa rancu jika benar masalahnya adalah cemburu atau merebutkan Caddy Girl Rani Juliani. Ya iya lah masa masalah cewek saja harus melibatkan banyak tokoh penting di Indonesia. Konon katanya Rani Juliani saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Rani yang sebelum terjadi kasus pembunuhan adalah seorang mahasiswi STMIK Raharja Jakarta semester 2, kini berdasarkan isu yang berkembang memiliki rekening tabungan sebesar 300M. Padahal dengan status istri ketiga(dinikahi siri Nasrudin) tentunya pembagian jatah rumahtanggan tidak akan sebesar itu, sebagai caddy girl di padang golf modern land gaji tersebut saya rasa sangat tinggi sekali. Lalu dari manakah uang tersebut?
Sebagai seorang mantan ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), sangat pantas sekali jika Antasari Azhar memiliki banyak musuh. Apalagi di masa kepemimpinannya banyak kasus korupsi yang terungkap, bahkan besan SBY saja yaitu Aulia Pohan dapat di masukan penjara. Intinya Antasari Azhar cukup sukses mengerjakan tugasnnya, jadi sangat mungkin sekali jika beliau selalu di ganggu. Sangat mungkin juga jika Rani Juliani hanyalah sekedar umpan bagi Antasari Azhar untuk melakukan kesalahan. Sialnya Antasari azhar malah terpancing dan memakan umpan yang diberikan berupa Rani Juliani. Terkahir saya dengar berita, kasusu tersebut sudah mulai berkembang. Tidak hanya kasus cinta saja, tapi ada pengusaha lain yang terlibat dan berhubungan dengan Korupsi di BUMN.

gina bahriana
May 13th, 2009 at 9:28 am #redaksi
CINTA BIRAHI ANTASARI
Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.
Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!
Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.
Cinta… selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.
Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.
Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.
Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula
Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.
Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!